Jurnal KomunikArt https://ejournal.ump.ac.id/jkart <p><strong>Comunicarte</strong> is a scientific journal managed by the Visual Communication Design Study Program, Muhammadiyah University Purwokerto (UMP), which serves as a forum for the publication of scientific works, research, conceptual studies, and critical studies in the field of visual communication design and creative media. It is published twice a year in <strong>June</strong> and <strong>December</strong>.</p> <p>e-ISSN : </p> en-US Jurnal KomunikArt Manajemen Krisis Media dan Reputasi Digital https://ejournal.ump.ac.id/jkart/article/view/360 <p>Di era digital, krisis media menjadi tantangan besar bagi berbagai entitas, termasuk perusahaan, individu, dan pemerintahan. Penyebaran informasi yang begitu cepat melalui berbagai platform media sosial dapat memperburuk situasi krisis jika tidak ditangani dengan baik. Manajemen krisis media tidak hanya berfokus pada penanganan insiden secara reaktif, tetapi juga membangun strategi komunikasi yang efektif dan proaktif untuk menjaga reputasi jangka panjang serta meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai pola krisis media dan strategi mitigasi yang tepat sangat diperlukan. Jurnal ini membahas tiga aspek utama dalam manajemen krisis media, yaitu berbagai kasus krisis media yang pernah terjadi dan cara penanganannya, strategi manajemen reputasi di era digital yang semakin kompleks, serta studi kasus mengenai krisis media dalam politik dan pemerintahan yang kerap menjadi sorotan publik. Melalui analisis mendalam, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta rekomendasi bagi organisasi dan individu dalam mengelola krisis media secara efektif guna mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan publik.</p> <p><br>Kata kunci: Manajemen, Pemerintahan, Media</p> Elisa Lutfiana Copyright (c) 2025 2025-10-06 2025-10-06 1 1 31 39 Visual Inquiry Berbasis Tradisi https://ejournal.ump.ac.id/jkart/article/view/359 <p>Visual inquiry berbasis tradisi merupakan pendekatan yang menekankan eksplorasi dan pemahaman elemen visual dari warisan budaya dalam desain komunikasi visual kontemporer. Tujuan peneilitian untuk mengkaji bagaimana metode visual inquiry dapat digunakan untuk menjaga dan mengembangkan elemen tradisional pada era digital, sekaligus mencegah reduksi makna budaya dalam desain. Penggunaan metode rasional berbasis kajian literatur menelaah berbagai konsep tentang representasi visual, semiotika budaya, serta peran teknologi dalam transformasi elemen visual tradisional. Hasil ditunjukan melalui visual inquiry berbasis tradisi membantu pemahaman makna historis dan filosofis dari elemen budaya, sekaligus berperan dalam membentuk strategi desain autentik. Teknologi di era digital memungkinkan reinterpretasi elemen tradisional dalam berbagai medium desain, namun tanpa pendekatan kritis, inovasi ini berisiko menghilangkan esensi budaya yang diwariskan. Ditegaskan bahwa visual inquiry dapat digunakan dalam branding berbasis budaya untuk menciptakan identitas visual yang tidak hanya estetis tetapi juga bermakna. Implikasi pentingnya pendekatan berbasis tradisi dalam desain komunikasi visual agar elemen budaya berfungsi sebagai simbol yang memiliki keterhubungan dengan nilai-nilai dan tidak hanya digunakan sebagai oranmen. Eksplorasi lebih lanjut, membuka ruang tentang bagaiaman teknologi digital dapat memperkaya metode visual inquiry tanpa menghilangkan nilai autentik dari elemen budaya tradisional.</p> <p><br>Kata Kunci : Visual Inquiry, Tradisi, Desain Komunikasi Visual, <br>Semiotika Budaya</p> Anintya Wanda Permana Alhadi Nelsa Copyright (c) 2025 2025-10-06 2025-10-06 1 1 26 30 Intersemiotic Complementary of Visual and Verbal Signs in Ikea Ads https://ejournal.ump.ac.id/jkart/article/view/358 <p>The purpose of this research is to determine the interpersonal meaning and intersemiotic complementarity in an international brand commercial. The commercial was found on Instagram's social media and also on their official website, which can also be viewed on Pinterest. The paper undertakes a multimodal discourse analysis of an international brand, IKEA's advertisement, using Kress &amp; Van Leeuwen's Visual Grammar as the theoretical framework and Royce's inter-semiotic complementarity theory. Since advertisement is mainly to explain, both their pictures and verbal texts. Therefore, pictures, as an important component of advertisement, also can encourage and help readers to actively and effectively understand what the advertiser really wants to convey. Participants, processes (active, reactionary, etc.), circumstance, and other factors are studied in the study of ideational aspects. The study elucidates the functions of images in meaning interpretation and clarifies the relationships between images and verbal text. The study has highlighted the functions of images in meaning interpretation and clarifies the relationships between images and verbal words. From the results of the research, the two images promote the same pillow, but use different methods. In figure 1 the dominant theme is health issues, namely the illegal use of sleeping pills. Whereas in figure 2 the issue taken is a social issue, where it's okay to be single as long as you have something that makes you comfortable and can love yourself first.</p> <p>Keyword : Multimodal Discourse Analysis Interpersonal Meaning <br>Intersemiotic Complementarity Visual Grammar</p> Intanti Nur Aini Copyright (c) 2025 2025-10-06 2025-10-06 1 1 18 25 Ruang Kreatif Hibrida dalam Seni sebagai Komunikasi Profetik https://ejournal.ump.ac.id/jkart/article/view/357 <p>Ruang kreatif hibrida telah menjadi fenomena signifikan dalam perkembangan seni dan desain komunikasi visual, terutama dalam konteks seni sebagai komunikasi profetik. Digitalisasi menciptakan lanskap baru bagi seniman untuk mengeksplorasi estetika transendental melalui berbagai medium, seperti realitas virtual, kecerdasan buatan, dan interaksi berbasis data. Uji konsep ditujukan pada ruang kreatif hibrida dalam kaitannya dengan komunikasi profetik dalam seni, dengan menggunakan metode rasional berbasis kajian literatur. Ruang kreatif hibrida pada akhirnya memiliki potensi besar dalam memperkaya pengalaman kontemplatif dan reflektif dalam seni, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam mempertahankan kedalaman makna spiritual. Transformasi dari medium fisik ke digital membawa pergeseran dalam cara seniman dan audiens berinteraksi dengan karya seni, yang beropetensi mrenggeser foks dari eksplorasi makna eksperimental teknis. Strategi kreatif yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai-nilai transendental menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa ruang kreatif hibrida tetap berfungsi sebagai medium komunikasi profetik yang efektif. Diharapkan dapat berkontribusi pada kajian estetika spiritual dalam desain komunikasi visual dengan meyoroti bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman seni yang tidak hanya inovatif tetapi juga bermakna secara transendental.</p> <p><br>Kata Kunci : Ruang Kreatif Hibrida, Seni Profetik, Komunikasi Visual, <br>Estetika Transendental</p> Alhadi Nelsa Anintya Wanda Permana Copyright (c) 2025 2025-10-06 2025-10-06 1 1 12 17 Desain Komunikasi Visual dalam Strategi Branding di Era Digital https://ejournal.ump.ac.id/jkart/article/view/356 <p>Era digital telah mengubah cara merek membangun identitas dan komunikasi visual, di mana desain tidak hanya berfungsi sebagai estetika, tetapi juga sebagai strategi untuk membentuk persepsi, emosi, dan interaksi audiens. Visual branding yang efektif menjadi kunci dalam menarik perhatian, membangun loyalitas, dan meningkatkan daya saing di berbagai platform digital. Artikel ini menganalisis peran desain komunikasi visual dalam strategi branding digital melalui studi literatur dan analisis kampanye visual merek global. Hasil kajian menunjukkan tiga aspek utama yang menentukan efektivitas desain, yaitu konsistensi identitas, keterlibatan audiens, dan adaptasi terhadap media digital. Strategi berbasis desain komunikasi visual terbukti tidak hanya memperkuat identitas merek, tetapi juga meningkatkan efektivitas komunikasi dan keterlibatan digital, sehingga menciptakan pengalaman merek yang lebih bermakna.</p> <p><br>Kata kunci: Desain Komunikasi Visual, Branding Digital, Strategi Visual, Identitas Merek.</p> Tegar Roli Anugrafianto Copyright (c) 2025 2025-10-06 2025-10-06 1 1 1 11