AL-AMIN (Algorithmic Learning and Automated Monitoring): Strategi Mitigasi Moral Hazard Fintech Syariah Melalui Integrasi API Point of Sales dalam Kerangka Triple Helix
DOI:
https://doi.org/10.30595/jesh.v4i1.473Keywords:
Fintech Syariah, Moral Hazard, Artificial Intelligence, AL-AMIN, Triple HelixAbstract
Pertumbuhan Islamic Fintech di Indonesia menghadapi paradoks fundamental: meskipun akses pembiayaan meluas, adopsi akad berbasis bagi hasil (Mudharabah) mengalami stagnasi akibat tingginya risiko pembiayaan. Akar permasalahannya adalah defisit kepercayaan (trust deficit) yang dipicu oleh asimetri informasi, di mana mitra UMKM memiliki peluang melakukan moral hazard melalui praktik double bookkeeping (pembukuan ganda) untuk memanipulasi laporan bagi hasil. Metode mitigasi konvensional terbukti inefisien dalam memvalidasi integritas laporan keuangan UMKM secara real-time. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi model pengawasan fintech syariah menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan conceptual model building. Hasil penelitian merumuskan inovasi sistem AL-AMIN (Algorithmic Learning and Automated Monitoring). Sistem ini mengintegrasikan tiga lapisan teknologi pertahanan: (1) Integrasi API Point of Sales (POS) sebagai instrumen validasi arus kas digital (single source of truth); (2) AI Anomaly Detection yang berfungsi sebagai auditor cerdas untuk mendeteksi ketidakwajaran korelasi antara data stok inventori dan volume penjualan; serta (3) Smart Contract untuk otomasi distribusi bagi hasil. Keberlanjutan sistem diperkuat melalui kerangka Triple Helix, dimana OJK berperan dalam manajemen blacklist nasional dan DSN-MUI memberikan legitimasi sanksi syariah (taqsir). Implementasi AL-AMIN diharapkan mampu mentransformasi ekosistem fintech dari trust-based menjadi data-driven trust, mewujudkan iklim investasi yang transparan, aman, dan sesuai prinsip syariah.
References
Al-Qadri, A. (2024). Implementasi Fintech Syariah: Peluang, Tantangan, dan Strategi Pengembangan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam (Universitas Islam Negeri Ar-Raniry).
Amrullah, A., & Hasan, A. (2023). Fintech Keuangan Syariah dalam Perspektif Konsep Syariah. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 10(1).
Awosika, T., Shukla, R. M., & Pranggono, B. (2023). Transparency and Privacy: The Role of Explainable AI and Federated Learning in Financial Fraud Detection. arXiv preprint arXiv:2312.13334.
Badawi, A., & Gea, U. M. (2024). Optimizing the Security of Fintech Services Through Artificial Intelligence (AI). AL-MUHTARIFIN: Islamic Banking and Islamic Economic Journal, 3(2), 81–87.
Dini, A., Julianti, Y. S., & Aslami, N. (2022). Analisis Asymmetric Information dalam Penerapan Pembiayaan Akad Mudharabah pada Perbankan Syariah di Indonesia. JEpa: Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik, 7(1).
Efendi, E. C., Jaswir, I., Wira, A., & Novia, A. (2025). Optimalisasi Teknologi Financial Intelligence dalam Deteksi dan Pencegahan Fraud di Fintech Syariah. Istithmar: Jurnal Studi Ekonomi Syariah, 9(1), 1–15.
Fahrezi, N. F., & Hamka, K. A. (2025). Mitigation Strategies and Moral Hazard Risk Management in Sharia Financial Institution Financing Contracts. Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam, 6(3)
Hatma Aura Rahmah. (2024). Tantangan dan Solusi pada Model Manajemen Risiko Teknologi Keuangan Syariah di Indonesia. Jurnal Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 294–300.
Javaheri, D., Fahmideh, M., Chizari, H., Lalbakhsh, P., & Hur, J. (2023). Cybersecurity Threats in FinTech: A Systematic Review. Expert Systems with Applications.
Khairat, R. M., & Gafur, A. (2024). Peranan Fintech Alami dalam Pembiayaan UMKM Berdasarkan Konsep Maslahah As-Syatibi. JESM: Jurnal Ekonomi Syariah Mulawarman, 3(2).
Langit, U. A. S., & Setiawan, F. (2025). Integration of Artificial Intelligence in Islamic Fintech: A Conceptual Study. Iltizamat: Journal of Economic Sharia Law and Business Studies, 4(1).
Nurfauziah, N., & Syakdiyyah, N. (2017). Pengaruh Informasi Asimetrik Terhadap Masalah Agency Kontraktual Dalam Pembiayaan Mudharabah. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 2(1).
Sauqi, M., Rohani, A., & Solehah, M. (2025). Model Transaksi Berbasis Fintech Syariah Perspektif Fikih Muamalah. Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam, 3(1), 25–37.
Zhang, Y. (2025). Generative AI and Information Asymmetry: Impacts on Adverse Selection and Moral Hazard. arXiv preprint arXiv:2502.12969.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rifki Hilman Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Journal of Social, Economics, and Humanities is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

